Kamis, 15 Maret 2012

Hama yang menyerang Strawberry di musim hujan

Banyak blog atau web yang mengulas budidaya strawberry, tetapi ada hama yang tidak pernah disebut-sebut padahal kehadiran hewan-hewan ini cukup merugikan.

Pada musim penghujan, tanaman strawberry sedang berada pada vase vegetatif. Tumbuh subur dan banyak mengeluarkan sulur anakan atau stolon. Nah, pada saat itulah muncul banyak hewan-hewan pengganggu diantaranya ulat bulu, ulat tanah, bekicot, belalang dan keong tanpa rumah

Berikut gambaran masing-masing hewan tersebut :

1. Ulat
  • Baik yang baru menetas maupun yang sudah besar sangat menyukai pucuk tanaman dan daun-daun muda. Baik tanaman induk maupun stolon.
  • Jenisnya bermacam-macam.
  • Biasa beroperasi pada malam hari. Siang hari sembunyi dibalik daun, pot/polibag atau di tempat-tempat yang dianggapnya aman. Kadang ditemukan juga sedang asyik makan di siang hari.
  • Pengendalian : Jika tidak banyak, cukup diambil dan diinjak sampai mati. Kalau jumlahnya banyak bisa disemprotkan insektisida yang murah-murah saja seperti Fastac, Decis dll




Kotoran Ulat dan Belalang

 2. Belalang
  • Baik yang baru menetas maupun yang sudah besar sangat menyukai pucuk tanaman dan daun-daun muda. Baik tanaman induk maupun stolon.
  • Jenisnya bermacam-macam.Yang hijau agak sulit dicari karena warnanya hampir sama dengan daun.
  • Biasa beroperasi pada siang hari.
  • Pengendalian : Jika tidak banyak, cukup diambil ( ditangkap maksudnya ) lalu dikasihkan ikan, kura-kura atau burung kalau punya. Kalau nggak punya langsung saja dibanting, diinjak atau ditekan sekeras-kerasnya. pokoknya sampai mati.Kalau jumlahnya banyak bisa disemprotkan insektisida yang murah-murah saja seperti Fastac, Decis dll
 

3. Bekicot
  • Biasa beroperasi di malam hari.
  • Bahaya besar kalau sampai diserang oleh bekicot ini karena hewan yang satu ini sangat rakus. Bisa makan beberapa pohon dalam semalam.
  • Pengendalian : Tangkap, banting sampai hancur atau beri garam sedikit pada lubang cangkangnya, pasti mati. Jaga kebersihan kebun agar tidak dipakai tempat persembunyian bekicot.


4. Keong Tanpa Rumah ( slug telanjang )
  • Termasuk jenis molusca seperti bekicot tetapi tanpa cangkang.
  • Beroperasi di malam hari dengan meninggalkan jejak berwarna putih yang berasal dari lendir tubuhnya. Siang hari bersembunyi di bawah pot, di bawah batu, di sela-sela tembok atau masuk ke dalam tanah.
  • Makannya rakus seperti bekicot.
  • Bisa memecahkan pot plastik ukuran 35 cm.
  • Pengendalian : Beli sate ayam atau kambing 10 tusuk. Makan satenya dan jangan buang  tusuk satenya. Malam harinya sambil membawa senter, cari keong tanpa rumah yang berkeliaran. Setelah ketemu, tusuk satu per satu. Tiap 5 keong ganti tusuk sate yang lain. Setelah genap 10 tusuk sate terisi masing-masing 5 keong berarti semua 50 ekor keong sudah terbunuh. Tancapkan ke tanah agar keong tidak lepas lagi. Kalau keongnya masih banyak, tambah isi tusuk sate menjadi masing-masing 10. Bingung??? Nggak usah bingung-bingung, intinya bunuh saja keong-keong yang berkeliaran dengan menggunakan tusuk sate, kawat atau benda apa saja.
Keong tanpa rumah, banyak yang mengira ini adalah lintah


Kadang ada yang berwarna coklat

Korban hama
Daun yang bolong-bolong dimakan belalang
Pangkal stolon dimakan ulat
Pangkal stolon hampir separo dimakan ulat. Lalapan . . .

Difoto lalu dibunuh

    Jumat, 09 Maret 2012

    Sebentar lagi musim berbuah

    Musim penghujan belum juga berakhir, malah sering hujan deras + petir. Di saat inilah tanaman strawberry lagi gencar-gencarnya mengeluarkan sulur ( stolon ). Pertumbuhannya sangat cepat.
    Tiap hari aku mengisi polibag dan gelas plastik dengan media tanam untuk membuat bibit.
    10 sampai 20 polibag tiap hari masih saja kurang. Selalu ada stolon baru yang muncul.
    Selain stolon untuk bibit, yang ditunggu-tunggu tentu saja musim berbuah. Sekarang sudah ada 5 pohon yang berbunga, 1 pohon bahkan buahnya sudah agak merah.
    Berikut foto-foto yang aku ambil tanggal 9 Maret 2012 sore hari :






    Sebentar lagi banyak anak-anak yang datang menikmati strawberry yang merah bergelantungan.
    Mau???

    Bibit Strawberry Dataran Rendah

    Bibit Strawberry Dataran Rendah



    Sulit atau jarang ada, kata yang sering terucap dari banyak orang yang mencari bibit strawberry dataran rendah.
    Tapi setelah kami menyediakan bibitnya, banyak yang mengatakan "Jangan-jangan 3 hari kemudian mati" atau pertanyaan "Apa bisa tumbuh? apa bisa berbuah? apa buahnya besar-besar?" dan lain-lain pertanyaan.

    Wajar, karena memang strawberry 'hanya' atau lebih tepatnya biasa kita temui di dataran tinggi. Kalau nekat membeli lalu ditanam di dataran rendah, mungkin hanya kekecewaan yang didapat. Adaptasi atau penyesuaian tanaman mutlak dibutuhkan. Dan itu sulit, tapi bisa dilakukan.
    Kami berhasil menanam dan mengembangkan strawberry di dataran rendah. Tepatnya di Leces Kabupaten Probolinggo yang terletak pada ketinggian 12 meter di atas permukaan laut ( dpl ) dan berjarak kurang lebih 15 km dari pantai.
    Dengan perawatan intensif, dari hanya sebatang pohon dengan tiga helai daun, dalam kurun waktu satu setengah tahun telah menjadi 400-an pohon.
    Dari 600-an pohon itu, kami bisa memproduksi bibit dan sudah menyebar ditanam di beberapa kota.

    Keuntungan bibit kami adalah, karena berasal dari kebun di dataran rendah maka tidak membutuhkan adaptasi atau penyesuaian lagi.
    Jadi untuk penghobi tanaman atau pekebun yang tertarik mengoleksi atau mengembangkan strawberry di dataran rendah, bibit kami bisa menjadi solusi sulitnya mencari bibit yang berasal dari dataran rendah.

    Pecinta tanaman hias bisa menjadikan strawberry sebagai salah satu pilihan koleksi ekslusif. Apalagi jika sedang berbuah. Buah yang merah menyala bergelantungan di bibir pot pasti akan membuat 'ngiler' siapa saja yang melihatnya.

    Berikut foto-foto sebagian bibit strawberry dataran rendah produksi kami :







    Bibit strawberry dataran rendah produksi kami :
    • Bibit asal stolon
    • Ada dua macam wadah bibit yaitu dalam Polibag 5 x 10 cm dan dalam Gelas air mineral. Sengaja kami menyediakan dalam gelas plastik karena mempunyai beberapa keuntungan yaitu akar-akar yang tumbuh kelihatan sehingga pembeli bisa memilih tanaman yang akarnya paling banyak. Juga pada waktu akan memindah atau menanam di kebun atau di pot yang lebih besar, sangat mudah caranya. Tinggal dibalik dan ditekan-tekan dasar gelasnya. Dijamin media tanam langsung keluar, tinggal menanam. Beres. Lain dengan yang pakai polibag, harus disobek untuk mengeluarkannya.
    • Kondisi Sehat dan siap tanam.
    • Harga Rp. 15.000,- / pohon


    Bagi yang berminat bisa menghubungi kami :
    Nonong Susilo
    Jl. Pelita I No. 134 Leces Probolinggo
    081938443111 XL
    085336120635 AS
    atau email nonongsusilo@gmail.com

    Minggu, 04 Maret 2012

    Khasiat Buah Strawberry Untuk Kesehatan

    Khasiat Buah Strawberry Untuk Kesehatan

    Strawberry atau stroberi merupakan tanaman buah berupa herba yang ditemukan pertama kali di Chili, Amerika. Salah satu spesies tanaman strawberry yaitu Fragaria chiloensis L menyebar ke berbagai negara Amerika, Eropa dan Asia. Selanjutnya spesies lain, yaitu F. vesca L. lebih menyebar luas dibandingkan spesies lainnya. Jenis strawberry ini pula yang pertama kali masuk ke Indonesia.
    Buah mungil berwarna merah dan berbintik hitam ini sangat baik dan menyehatkan. Rasanya yang manis dan sedikit masam menbuatnya banyak digemari. Buah strawberry memiliki banyak kandungan di dalamnya, mari kita simak sedikitnya mengenai kandungan yang terdapat dalam buah strawberry.
    1. Vitamin C
    Kandungan vitamin C yang terdapat dalam buah stroberi lebih banyak dibandingkan 1 buah jeruk orange, karena stroberi memberikan 94 miligram vitamin C atau 1,5 kebutuhan vitamin C harian. Banyak manfaat dari mengkomsumsi vitamin C, antara lain menjaga kesehatan gigi dan gusi anak-anak tetap sehat, membantu penyembuhan luka dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi serta menjadi antioksidan yang membantu mengurangi resiko beberapa jenis kanker.
    2. Kalori
    Delapan buah stoberi atau 1 gelas stroberi hanya mengandung 50 kalori dan tidak mengandung kolesterol atau asam lemak jenuh. Jumlah yang sama juga memberikan 30 mikrogram (ug), asam folat. Jumlah ini setara dengan 7,5 persen kebutuhan asam folat harian untuk ibu hamil, yakni 400 ug. Asam folat ini penting untuk mencegah cacat tabung syaraf pada janin. Disamping itu, 1 gelas stroberi juga mengandung skitar 270 miligram potassium, dimana potassium merupakan salah satu mineral yang disarankan ada dalam menu makanan bagi orang yang ingin menurunkan tekanan darah. Jumlah yang sama juga megandung sekitar 4 gram serat, yang dapat membantu menurunkan kadar lemak kolesterol darah dan menyehatkan saluran pencernakan.
    3. Antioksidan
    Dalam sebuah penelitian, buah strawberry menduduki peringkat tertinggi kandungan antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang bisa melindungi sel-sel dari kerusakan oleh bahan-bahan penimbul kanker. Antioksidan bekerja dengan mencegah atau mengganggu proses yang dapat mengarah pada pembentukan sel-sel kanker. Selain itu, antioksidan di dalam strawberry memberikan perlindungan pada hati, dan antiinflamasi.
    Dalam suatu percobaan terhadap ekstrak stroberi oleh Departemen of Agirculture AS, ekstrak tersebut menunjukkan daya hambat yang besar terhadap pertumbuhan sel kanker serviks maupun sel kanker payudara. Beberapa studi juga menunjukkan, asam ellagik yang ada dalam stroberi bisa menghambat kanker paru-paru, kerongkongan, payudara, kulit, dan kanker hati yang diakibatkan oleh pencernaan bahan-bahan kimia. Dalam percobaan dengan sel kanker payudara, asam ellagik bisa menghambat pertumbuhannya sampai 45 persen. Kuercetin yang ada dalam stroberi juga bisa menghambat pertumbuhan kanker prostat dan kanker payudara.
    Buah Stroberi juga mengandung senyawa-senyawa fitokimia yakni asam ellagik, kuersetin, kaempferol, asam fenolat dan antosianin yang diketahui dapat mencegah penggumpalan dara, salah satu penyebab orang kena serangan jantung atau stroke.
    Kandungan gizi buah strawberry segar dalam 160 gram mengandung : energi 50 kalori, protein 1 gram, karbohidrat 11,65 gram, serat 3,81 gram, kalsium 23, 24 mg, magnesium 16,60 mg, fosfor 31,54 mg, potasium 44,82 mg, selenium 1,16 mg, vitamin C 94,12 mg, Folat 29,38 mg, Vitamin A 44,82 IU

    Inilah Khasiat Buah Strawberry Untuk Kesehatan

    Dengan komposisi nutrisi yang telah disebutkan diatas, strawberry memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Khasiat buah strawberry untuk kesehatan antara lain :
    1. Memutihkan Gigi
    Asam malat yang terkandung dalam stroberi bertindak sebagai zat yang akan mengikis dan menghilangkan beberapa noda pada permukaan gigi. Dengan mengunyah strawberry setiap hari dapat membantu untuk menyehatkan mulut, seperti : memutihkan gigi, menghilangkan bau mulut, dan membuat nafas menjadi lebih segar.
    2. Mencegah kanker
    Kandungan vitamin A, C, E dan Asam Ellagic yang berfungsi melumpuhkan sel kanker dalam tubuh. Dan juga dapat mencegah terjadinya Leukimia. Leukemia merupakan salah satu kanker yang sangat mematikan dan buah strawbery dipercaya dapat mencegah terjadinya kanker sel darah.
    Selain itu stroberi memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan ini akan melindungi tubuh dari serangan kanker. Kandungan antioksidan dalam stroberi ini pun tetap tinggi meskipun telah diolah menjadi bentuk lain, seperti selai atau jus. Selain itu, senyawa asam ellagik dan kuersetin yang ada dalam stroberi juga dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat, kanker payudara, kanker kulit, dan kanker hati.
    3. Mengobati Jerawat
    Kandungan asam salisiat di dalam strawberry memiliki manfaat untuk mengobati jerawat secara alami.
    4. Menghaluskan kulit
    Buah strawberry mampu mengangkat sel-sel kulit mati. Gunakan stroberi ini sebagai lulur mandi. Untuk mendapatkan manfaat lebih, campurkan stroberi yang telah dihaluskan ini dengan susu dan minyak zaitun. Selain menjadi lebih halus, kulit pun akan tampak lebih cerah.
    5. Dapat mencegah terjadinya radang dan alergi
    Strawberry merupakan buah-buahan yang mengandung gula rendah sehingga cocok untuk diet pengidap diabetes, melawan encok dan radang sendi.
    6. Kesehatan mata
    Usia dan nutrisi mempengaruhi kondisi kesehatan mata. Namun dengan adanya zat anti oksidan yang dapat memerangi radikal bebas, tentunya penuaan dini bisa dicegah.
    7. Kerusakan Fungsi Otak
    Makanan dan lingkungan membantu penyebaran radikal bebas yang mengancam tubuh, radikal bebas tidak hanya menyebabkan penuaan dini, namun juga mengancam kondisi fungsi otak. Namun dengan adanya vitamin C dan fitonutrient tadi hal tersebut bisa dicegah.
    8. Tekanan darah tinggi
    Karena kandungan potasium dan zat besi, Strawberry sangat efektif menekan tekanan darah tinggi dan membuatnya lebih seimbang kembali.
    9. Penyakit jantung
    Karena tinggi serat, folat, vitamin C dan anti oksidan, Strawberry cukup efektif mengurangi kadar kolesterol di dalam tubuh, dan mencegah penyakit jantung.

    Kandungan serta khasiat buah strawberry untuk kesehatan ini diambil dari beberapa sumber. Semoga bermanfaat dan lebih memotifasi anda untuk hidup lebih sehat dengan konsumsi buah strawberry setiap hari.

    Jadi tunggu apa lagi??? Ayo menanam dan mengkonsumsi strawberry hasil kebun sendiri
     

    Jenis-Jenis Buah Berry

    Jenis-Jenis Buah Berry


    Dunia ini dikaruniai Tuhan dengan begitu banyak ciptaan tumbuh-tumbuhan. Salah satu tumbuhan yang buahnya menjadi sumber makanan manusia adalah tumbuhan dengan kata ‘berry’ di belakang namanya. Ada berapa ‘berry’ sebenarnya di dunia ini?

    1.Bilberry

    Bilberry yang bernama latin Vaccinium sp., banyak tumbuh liar pada tanah lembab dan sedikit asam di daerah subtropis yang terletak di 23,5° - 66,6° LU utamanya seperti di Inggris, Irlandia, Skotlandia, Wales, Skandinavia, Polandia, Austria, Swiss, dan Russia. Bilberry berwarna biru tua kehitaman dengan daging buah merah atau ungu berasa manis. Umumnya diameter Bilberry 5 – 8 mm. Sebagai tumbuhan liar, maka setiap orang dapat memetik Bilberry untuk keperluan dimakan langsung ataupun dibuat selai, kue, atau jus. Selain itu, Bilberry yang kaya akan kandungan pigmen anthocyanin sudah diteliti untuk tujuan pengobatan seperti pengobatan mata, jantung dan bahkan kanker.

    2.Blackberry
    Blackberry yang memiliki nama latin Rubus sp., tumbuh di belahan bumi utara tidak hanya di tanah subur bahkan di tanah yang kurang subur, utamanya di wilayah subtropis seperti Amerika Utara dan Eropa. Sesungguhnya Blackberry merupakan kumpulan buah (etaerio) yang menempel satu sama lain seperti bergerombol berwarna hitam atau ungu tua, manis rasanya dengan panjang sekitar 130 mm. Budidaya Blackberry yang terkenal adalah di Oregon, Amerika Serikat untuk berbagai keperluan seperti buah pencuci mulut, selai, anggur dan bahan pembuat kue. Blackberry kaya akan antioxidant berjenis polyphenol maupun omega 3 yang baik menangkal radikal bebas dalam tubuh untuk pencegahan kanker, jantung koroner maupun stroke.


    3.Blueberry
    Blueberry yang masih termasuk keluarga Vaccinium memiliki nama sub keluarga lebih spesifik yaitu Cyannococcus, berasal dari Amerika Utara dan dapat tumbuh di area sub tropis. Untuk membedakan dengan Billberry atau Huckleberry maka meskipun juga berasa manis, buah Blueberry masak berdaging putih atau kehijauan sedangkan Billberry atau Huckleberry daging buahnya berwarna ungu semua. Hal lain yang membedakan adalah Blueberry berbuah dalam kelompok (cluster) sedangkan Bilberry hanya satu atau dua pada satu tangkainya. Ukuran Blueberry antara 5 – 16 mm dengan adanya bentuk seperti mahkota di ujung buahnya. Meskipun berasal dari Amerika Utara, Blackberry sudah dibudidayakan di Australia, New Zealand dan negara-negara Amerika Selatan. Negara bagian Maine, Amerika Serikat merupakan produsen Blueberry terbesar di dunia. Blueberry digunakan sebagai buah pencuci mulut, jus, selai, berbagai kue dan jelly. Berdasarkan penelitian terakhir pada Bluebery, kandungan antioxidant polyphenol dan anthocyanin yang kaya mampu mencegah perkembangan kanker, jantung koroner dan stroke.

    4.Cranberry
    Cranberry termasuk tumbuhan semak yang juga termasuk keluarga Vaccinium yang menggunakan nama latin Oxycoccos sebagai nama sub keluarganya. Nama Cranberry diambil dari nama burung Crane yang bentuk leher dan kepalanya seperti kelopak bunga Cranberry. Tanaman ini tumbuh di tanah lembab sedikit asam yang banyak tersebar di bumi belahan utara. Diameter buah Cranberry berkisar 6 – 18 mm, apabila masak berwarna merah dan berasa keasaman. Amerika Serikat merupakan produsen Cranberry terbesar di dunia dengan pasokan terbesar datang dari negara bagian Wisconsin. Budidaya Cranberry juga dilakukan di Chile, negara-negara Balkan dan Eropa Timur. Cranberry banyak digunakan sebagai saus makanan, jus dan manisan meski ada juga yang dipakai sebagai pencuci mulut. Selain mengandung antioxidant polyphenol, Cranberry juga mengandung alkaloids semisal anthocyanidin, cyanidin, peonidin dan quercetin yang berguna mencegah kanker. Jus Cranberry juga dipercaya dapat mencegah formasi batu ginjal.

    5.Dewberry
    Dewberry merupakan tumbuhan yang berkeluarga dekat dengan Blackberry dan Raspberry. Tumbuhan ini banyak dijumpai di bumi belahan utara dan nama latin keluarganya adalah Rubus, sedangkan Eubatus dipakai sebagai nama sub keluarga. Buah Dewberry mirip dengan Raspberry yaitu bulat kecil bergerombol dengan diameter antara 15 – 20 mm, hanya warnanya bukannya merah tetapi ungu kehitaman. Berbeda dengan Blackberry yang dapat tumbuh menjalar tegak, Dewberry tumbuh menjalar di permukaan tanah karena tidak memiliki dahan yang kuat untuk posisi vertikal menahan berat tumbuhan. Buah Dewberry rasanya manis, sering dibuat selai dan daunnya juga dapat digunakan menjadi teh. Dewberry belum dibudidayakan sehingga masih dianggap sebagai tumbuhan liar yang buahnya dapat dipetik siapa saja.


    6.Huckleberry
    Huckleberry adalah nama yang populer di Amerika Serikat khususnya di negara bagian Idaho untuk tumbuhan yang juga termasuk keluarga Vaccinium atau keluarga Gaylussacia. Tanaman ini tumbuh baik di tanah keasaman dan lembab. Buah tanaman Huckleberry umumnya dapat dimakan, berdiameter sekitar 5 mm dan bergerombol rata-rata 10 buah pada satu tangkai. Warna buah berbeda sesuai jenis tanamannya berkisar dari merah cerah, ungu tua hingga biru. Rasa buah Huckleberry beragam mulai dari asam hingga manis dengan flavor seperti Blueberry terutama varietas yang buahnya berwarna biru atau ungu.

    7.Lingonberry
    Lingonberry yang berasal dari kata Swedia : Lingon adalah tanaman dari jenis Vaccinium vitis-idaea yang mempunyai beberapa nama lain yaitu Cowberry, Foxberry dan Redberry. Tumbuhan ini hidup pada tanah berjenis asam dan lembab di daerah boreal belahan bumi utara yaitu Eropa terutama populer di Swedia dan Amerika Utara yang beriklim subartik. Tanaman ini belum dibudidayakan jadi masih dipandang sebagai tanaman liar sehingga buahnya dapat dipetik orang banyak. Rasa buah Lingoberry umumnya asam sehingga perlu dimasak dan diberi gula agar rasanya manis dalam bentuk selai, jus atau sirup. Buah Lingoberry mengandung banyak asam organik serta beberapa vitamin seperti Vitamin C, Vitamin A, dan Vitamin B (B1, B2 , dan B3).

    8. Mulberry
    Mulberry merupakan tanaman pohon yang berbeda dari berry kebanyakan yang merupakan tanaman semak. Tinggi pohon Mulberry sekitar 10-15 meter dan hidup di area subtropik di Afrika, Asia dan Amerika. Mulberry atau yang dikenal juga dengan nama Murbai adalah tanaman dari keluarga Moraceae berjenis Morus. Beberapa jenis Mulberry adalah Morus alba di daerah Asia Timur, Morus mesozygia di Afrika Selatan dan Tengah, Morus rubra di Amerika Utara, serta Morus insignis di Amerika Selatan. Buah Mulberry merupakan buah jamak yang bergerombol dengan panjang 2 – 3 cm berwarna ungu tua hingga hitam saat masak serta berasa manis. Mulberry sudah banyak dibudidayakan tidak hanya untuk diambil buahnya sebagai selai, minuman dan bahan kue tetapi juga daunnya sebagai makanan ulat sutra (Bombyx mori). Kandungan anthocyanin dalam Mulberry ternyata banyak manfaatnya bagi kesehatan dengan fungsi sebagai antioxidant.

    9.Raspberry
    Raspberry adalah tanaman semak yang dapat tumbuh di berbagai area di dunia. Nama keluarga tanaman ini adalah Rubus. Jenis Raspberry yang dibudidayakan secara komersial adalah yang buahnya berwarna merah (Rubus strigosus) dan hitam (Rubus occidentalis). Untuk menghasilkan rasa yang baru maka tanaman Raspberry disilangkan dengan tanaman Blackberry dan diberi nama Tayberry. Buah Raspberry yang matang berwarna merah, hitam, ungu atau kuning keemasan sepenuhnya tergantung jenisnya dan rasanya manis. Berbeda dengan berry lainnya, buah Raspberry memiliki rongga di tengah setelah diambil tangkainya dengan berat sekitar 4 g/buah. Pemanfaatan Raspberry adalah untuk selai, buah segar dan jus. Selain itu Raspberry juga banyak mengandung Vitamin C, polyphenol antioxidant serta anthocyanin yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.

    10. Strawberry
    Strawberry merupakan berry yang paling terkenal dari semua berry dan termasuk tanaman semak yang nama keluarganya adalah Fragaria. Nama Strawberry diduga berasal dari kata Straw dalam bahasa Inggris yang menunjuk praktek pemberian jerami sebagai mulsa pada tempat tumbuh tanaman ini agar tidak busuk. Sedangkan nama latin Fragraria menunjuk pada kata fragran yang berarti aroma karena buah tanaman ini beraroma. Tanaman ini sudah dibudidayakan secara luas di area subtropik berbagai belahan bumi. Melalui persilangan jenis tanaman ini dihasilkan berbagai jenis Strawberry baik dari ukuran, warna, bentuk dan rasanya. Sebagai contoh, Strawberry jenis Fragaria virginiana dari Amerika Utara dikenal dengan aromanya yang baik sedangkan jenis Fragaria chiloensis dari Chili dikenal dengan ukurannya yang besar. Pemanfaatan buah ini sangat luas baik langsung dimakan sebagai buah segar maupun diolah menjadi berbagai bahan makanan seperti kue, es krim, roti, selai, jus, atau flavor makanan lainnya. Buah Strawberry adalah sumber terbaik flavonoid dan Vitamin C yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.

    Jumat, 02 Maret 2012

    BERKEBUN STRAWBERRY DI DATARAN RENDAH

    BERKEBUN STRAWBERRY DI DATARAN RENDAH
    DI KOTA LECES PROBOLINGGO JAWA TIMUR




    Banyak yang bertanya "Apakah strawberry bisa ditanam di dataran rendah? Biasanya kan hidup di dataran tinggi?. Kalau bisa hidup apakah bisa berbuah? Kalau bisa berbuah, apa buahnya juga besar-besar dan banyak?"
    Pertanyaan yang wajar. Karena strawberry memang biasa kita temui 'hanya' di dataran tinggi.
    Dan ternyata strawberry bisa tumbuh subur dan berbuah bila ditanam di dataran rendah. Aku sudah berhasil menanam di daerah Leces Kabupaten Probolinggo yang berjarak ± 15 km dari garis pantai. Dari hanya satu pohon menjadi 400 pohon.
    Tetapi tentu saja produktifitasnya kalah dibanding jika ditanam di dataran tinggi yang mempunyai kesesuaian iklim dan kondisi untuk tumbuh optimum.
    Bagi yang hobi berkebun dan untuk keindahan, menanam strawberry di dataran rendah patut dicoba. Siapapun pasti tertarik dan mungkin ‘ngiler’ melihat untaian buah yang bergantungan memenuhi rumpun tanaman.
    Sekali lagi, estetika dan hobi yang lebih ditekankan di sini. Belum skala produksi. Tapi tidak menutup kemungkinan hal itu dilaksanakan. Mengingat strawberry adalah buah yang sangat disukai terutama oleh anak-anak. Walaupun buah yang dihasilkan tidak sebesar dan sebanyak yang ditanam di dataran tinggi tapi tetap saja disuka.
    Sejatinya strawberry merupakan tanaman yang mempunyai ketahanan & adaptasi yang cukup luas. Secara umum syarat tumbuh yang baik untuk strawberry adalah :
    • Tanaman stroberi dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan curah hujan 600-700 mm/tahun.
    • Lamanya penyinaran cahaya matahari yang dibutuhkan dalam pertumbuhan adalah 8–10 jam setiap harinya.
    • Stroberi adalah tanaman subtropis yang dapat beradaptasi dengan baik di dataran tinggi tropis yang memiliki temperatur 17–20 derajat C.
    • Kelembaban udara yang baik untuk pertumbuhan tanaman stroberi antara 80-90%.
    Tetapi syarat di atas tidaklah mutlak, nyatanya aku sudah berhasil membudidayakan strawberry di tempatku tinggal yang sebenarnya kondisi lingkungannya kurang memenuhi syarat untuk berbudidaya strawberry.
    Leces adalah wilayah kecamatan di Kabupaten Probolinggo dengan ketinggian ± 12 m di atas permukaan laut ( lihat tulisan di stasiun ).
    Pertama kali aku mendapatkan bibit dari pemberian seorang teman yang juga tinggal di Leces. Hanya sepohon dengan tiga helai daun. Jadi aku yakin tanaman strawberry ini bakalan bisa tumbuh dan berbuah di Leces. Karena strawberry di rumah temanku juga bisa tumbuh subur dan berbuah.
    Dulu aku pernah beli bibit dari Malang, setelah kutanam hanya bertahan beberapa hari terus mati. Perbedaan ketinggian yang signifikan membuat tanaman tidak bisa beradaptasi ( entah kalau misalnya aku beli 10 pohon, mungkin ada yang bisa bertahan hidup ).
    Nah dari satu pohon itu sekarang sudah hampir mencapai 400 pohon ( kurang lebih 1.5 tahun ). Dari satu pot gelas bekas wadah air mineral jadi puluhan pot dan polibag. Baik pot kosong maupun pot yang sudah berisi tanaman semacam adenium, pachipodium, sansievera, anthurium, belimbing, srikaya bahkan pot bonsai serut dan santigi tak luput dari kehadiran strawberry disampingnya. Pokoknya ada sedikit ruang pasti aku tanami strawberry.
    Sekarang yang sedang aku kembangkan adalah menanam strawberry di polibag besar seukuran sak beras 25 kg. Aku lebih memilih polibag daripada sak beras karena sak beras hanya bisa bertahan beberapa bulan, selanjutnya rapuh dan hancur. Metode yang aku pakai adalah tumpangsari. Dalam satu polibag ada 6 rumpun strawberry yang ditanam agak ke pinggir biar nanti kalau berbuah, buahnya bisa menggantung keluar bibir polibag. Jadi buahnya tidak busuk karena menempel di tanah. Lalu bagian tengah polibag aku tanami cabe, belimbing atau srikaya. Pokoknya rame kalau sudah tumbuh subur semua.
    Berikut ini foto-foto tanaman strawberryku ( sayangnya waktu posting tulisan ini sedang tidak musim berbuah, jadi belum ada foto tanaman yang lagi berbuah ) :




    Kecepatan tumbuhnya fantastik. 
    gambar sebelah kiri  diambil tanggal 09 Pebruari 2012, sebelah kanan tanggal 03 Maret 2012.

      


    Numpang di pot adenium arabicum dan adenium cabang seribu
     
    Stolon yang menjulur dijadikan bibit



     Hidup rukun bersama cabe










    Produksi bibit



    tak ada pot, emberpun jadi

    Tumpang sari dalam polibag

    Hidup bersama Sansievera

         
    Yang sudah lebih dulu aku lakukan adalah menanam dengan wadah sak beras 25 kg, tumpangsari dengan cabe, bahkan ada yang campursari. Strawberry, cabe dan labu putih ( labunya sudah beberapa kali panen ). Tetapi sak beras tidak awet. Sering kena air dan panas matahari mempercepat sak jadi rapuh dan akhirnya jebol.

    Berikut ini kondisi dan perawatan yang aku lakukan :
    1.Beberapa macam media tanam yang aku pakai :
    ·   Yang memakai sak beras pakai kotoran ayam tanpa campuran ( kotoran ayamnya yang sudah menumpuk lama di kandang, bukan yang baru ).
    ·    Yang numpang di pot adenium dan pachipodium pakai campuran pasir malang  + kompos ( tapi bikinnya sudah lama, lebih setahun yang lalu ).
    ·        Yang numpang di pot anthurium pakai campuran akar pakis + pasir malang + kompos.
    ·        Yang di polibag pakai pupuk kandang dari kotoran sapi.
    ·        Yang numpang di pot kedondong dan sansievera pakai tanah dari tempat sampah.
    Dari bermacam media tanam tersebut, semua dapat tumbuh subur. Hanya masalahnya, penyiraman untuk yang numpang di pot adenium dan pachipodium paling sering kekeringan, maklum pasir malangnya sekitar 80% sedang komposnya 20%.
    Kesimpulannya, strawberry bisa tumbuh pada sembarang media tanam. Tetapi untuk mendapatkan pertumbuhan yang bagus harus banyak unsur organiknya ( kompos atau pupuk kandang ).
    2.      Sinar matahari.
    Strawberry membutuhkan sinar matahari penuh agar bisa tumbuh optimal. Dan aku sudah membuktikan. Strawberry yang aku tanam ‘ngikut’ pot anthurium kurang subur pertumbuhannya. Potnya aku tempatkan dibawah naungan karena anthurium tidak mau kena sinar matahari langsung, daunnya bisa hangus terbakar. Kondisi strawberry tangkai daunnya panjang-panjang tetapi jumlah daun sedikit. Jadi kelihatan kurus atau ramping. Buahnyapun tidak sebanyak yang kena sinar matahari penuh.
    Kesimpulannya, strawberry bisa tumbuh dengan pertumbuhan optimal, buahnya banyak pada tempat yang terkena sinar matahari penuh. Pada tempat yang ternaungi, baik naungan paranet, pohon maupun teras pertumbuhannya kurang bagus. Bisa berbuah tetapi tidak banyak.
    3.      Penyiraman.
    Tanaman strawberry mutlak membutuhkan penyiraman yang teratur. Sehari 2 kali pagi dan sore hari. Bahkan bisa 3 kali kalau matahari bersinar sangat terik. Jika penyiraman telat dilakukan, tanaman akan layu.
    Kesimpulannya, strawberry sangat butuh air. Jangan sampai telat menyiram karena akibatnya tanaman bisa layu. Kalau tidak segera disiram bisa menghambat pertumbuhannya ( kalau tumbuhnya stabil tanpa layu, pertumbuhan akar, daun, sulur stolon dan buah juga akan stabil, tetapi kalau sempat layu bahkan sering ya bisa terhambat pertumbuhannya ).
    4.      Pemupukan.
    Pemupukan yang aku lakukan ada 2 macam, untuk fase pertumbuhan dan fase berbuah. Merk macam-macam karena ada sisa waktu ‘gila’ tanaman hias dulu.

    Hasilnya? Tanaman strawberryku tumbuh dengan subur dan mampu berbuah lumayan banyak. Kadang ada yang sebesar telur puyuh. Keluargaku terutama anak-anak sangat menyukainya. Adakalanya saudara, teman dan tamu yang ikut mencicipi asam manisnya buah strawberry hasil kebun sendiri.
    Juga yang tidak kalah menariknya adalah banyak yang datang membeli bibit strawberry. Awalnya sih terpaksa ngejualnya karena masih belum banyak, tapi lama-lama kok tambah manis ( karena terima uang ). Akhirnya sekalian menyediakan dan menjual bibitnya. Pembelinya kebanyakan dari orang-orang yang tinggal di perumahan. Untuk hiasan sekalian bisa dimakan buahnya, kata mereka.

    Jadi intinya, strawberry bisa tumbuh dengan baik, subur dan berbuah di dataran rendah walaupun buahnya tidak sebesar dan sebanyak dibanding di dataran tinggi.
    Tapi kalau bibitnya berasal dari dataran tinggi, perlu adaptasi terlebih dahulu dan resikonya banyak bibit yang mati.
    Bagi anda yang tinggal di dataran rendah, lebih baik membeli bibit yang sudah dikembangkan di dataran rendah. Dijamin anda puas berkebun strawberry sambil menikmati eloknya buah yang merah bergelantungan.
    Tunggu apa lagi, GO !!!